10 Daftar nama hewan langka di indonesia dan di lindungi


Daftar nama hewan langka di indonesia. Indonesia ialah negara yang mempunyai keberagaman hayati demikian besar, satu diantaranya ialah fauna. Keberagaman hewan di Indonesia banyaknya capai 350.000 tipe.


Diambil dari buku Gampang dan Aktif Belajar Biologi cerita Rikky Firmansyah, dkk., penebaran flora di Indonesia erat berkaitan dengan letak geografis Indonesia. Penebarannya pada umumnya terdiri jadi dua daerah, yakni teritori timur (Benua Australia) dan teritori barat (Benua Asia).


Sayang, ada banyak hewan nyaris alami kemusnahan. Hewan-hewan yang nyaris musnah ini sebagai hewan epidemik Indonesia yang tidak bisa diketemukan di negara lain.


Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memutuskan tipe tumbuhan dan hewan diproteksi di Indonesia dalam Ketentuan Menteri LHK No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018, yang keluar di tanggal 29 Juni 2018.


Salam ketentuan ini tertera beragam tipe tumbuhan dan hewan yang diproteksi, yakni 562 tipe burung, 137 tipe mamalia, 37 tipe reptil, 26 tipe insekta, 20 tipe ikan, 127 tipe tumbuhan, 9 tipe Krustasea, Muluska, dan Xiphosura, dan satu tipe amphibi, hingga keseluruhannya ialah 919 tipe.


Ada tambahan daftar tipe tumbuhan dan hewan yang diproteksi dalam P.20/2018, yakni sekitar 241 tipe atau 26% dari daftar yang tertera dalam tambahan Ketentuan Pemerintahan No. tujuh tahun 1999 (PP.7/1999) mengenai Pengawetan Tipe Tumbuhan dan Satwa.


Penentuan tipe tumbuhan dan hewan diproteksi ini mempunyai tujuan untuk menahan tumbuhan dan hewan dari kemusnahan karena kerusakan komunitas dan perdagangan (terhitung pemburuan) yang tidak teratasi. Berikut Daftar nama hewan langka di indonesia yang nyaris musnah dan diproteksi kelestariannya.


Daftar nama hewan langka di indonesia


1. Orang Utan


Orang Utan sebagai hewan sangat jarang yang seperti kera, tetapi rupanya dia memiliki keunikan tertentu, yakni memiliki rambut yang demikian panjang, disamping itu dia memiliki lengan panjang dan dengan bulu kemerahan atau cokelat,.


Dia hidup di rimba tropis Indonesia dan Malaysia, terutamanya di Pulau Kalimantan dan Sumatra. Orangutan betina umumnya melahirkan pada umur 7-10 tahun dengan lama kandungan sekitar di antara 8,5 sampai sembilan bulan, hampir serupa dengan manusia. Jumlah bayi yang dilahirkan seorang betina umumnya cuman satu. Bayi orangutan bisa hidup berdikari pada umur 6-7 tahun.


Kebergantungan orangutan pada induknya sebagai yang terlama dari semua hewan, karena ada beberapa hal yang perlu didalami untuk dapat bertahan hidup, mereka umumnya dipiara sampai berumur enam tahun. Orangutan berkembangbiak semakin lama dibanding hewan primata yang lain, orangutan betina cuma melahirkan satu ekor anak tiap 7-8 tahun sekali.


Usia orangutan di alam liar sekitaran 45 tahun, dan sejauh hidupnya orangutan betina cuma mempunyai 3 turunan sepanjang umurnya. Di mana itu memiliki arti reproduksi orangutan benar-benar lamban.


2. Badak Bercula Satu (Rhinoceras sundaicus)


Badak Bercula satu ini sebagai salah satunya hewan yang sangat jarang di Indonesia, cuma sekitaran 50-an ekor saja hewan ini yang hidup. Hewan ini cuma diketemukan di rimba Ujung Kulon, Pulau Jawa.


Badak jawa ialah hewan herbivora dan makan berbagai macam spesies tanaman, khususnya tunas, ranting, daun-daunan muda dan buah yang jatuh. Umumnya tumbuhan dicintai oleh spesies ini tumbuh di wilayah yang terserang cahaya matahari: pada pembukaan rimba, semak-semak dan type vegetasi yang lain tanpa pohon besar.


Badak diprediksi makan 50 kg makanan setiap hari. Seperti badak Sumatra, spesies badak ini membutuhkan garam untuk makanannya.


3. Badak Bercula Dua (Dicerorhinus sumatrensis)


Nyaris serupa wujud tubuhnya dengan badak bercula satu, namun yang membandingkannya ada dicula di bagian depannya yang sejumlah dua. Hewan ini cuma dapat diketemukan didaerah Sumatera.


4. Musang Congkok (Prionodon linsang)


Hewan sangat jarang yang ini beratnya capai 5 kg (Kg) dan memiliki panjang badan sekitaran 71 cm. Hewan ini cuma bisa diketemukan di daerah Aceh dan pegunungan Sumatera Barat.


Hewan ini cukup lincah untuk memanjat pohon, sedang makanan kegemarannya ialah mamalaia kecil dan beberapa macam serangga.


5. Singapuar (Tarsius bancanus)


Indonesia semestinya senang karena mempunyai hewan Singapuar yang dipanggil sebagai primata paling kecil di dunia. Hewan sangat jarang yang ini cuma memiliki berat badan sekitaran 80-140 gr dan mempunyai panjang badan sekitaran 12-15 cm, ini jadikan Singapuar cukup pantas dikatakan sebagai primata paling kecil di dunia.


Hewan ini memiliki sepasang mata yang cukup besar yang ukuran melewati volume otaknya sendiri, dan rupanya matanya itu cuma dapat dipakai saat malam hari. Komunitas asli Singapuar ada di kepulauan kalimantan, kepualauan Riau, dan kepulauan Sumatera sisi selatan dan tenggara.


6. Ikan Belida (Notopetrus chitala)


Ikan Belida dengan berat badan bisa capai 1 kg dan panjang badan capai 87,5 cm. Antiknya, wujud badan ikan ini terlihat seperti pisau, sedang makanan kegemarannya yakni ikan-ikan kecil dan udang.


Komunitas asli dari ikan ini ialah di perairan daerah air tawar di daerah Jawan dan Kalimantan.


7. Harimau Sumatra (Pantheras tigris sumatra)


Harimau Sumatera sebagai salah satunya hewan yang diproteksi oleh pemerintahan, kehadirannya sekarang benar-benar memprihatinkan karena jumlah semua Harimau Sumatera tinggal 500 ekor saja.


Penebangan rimba yang asal-asalan dan pemburuan liar ditunjuk sebagai pemicu langkanya hewan yang ini.


8. Anoa (Bubalus depressicornis)


Anoa ialah mamalia paling besar dan epidemik yang hidup di dataran Pulau Sulawesi dan Pulau Buton. Banyak yang menyebutkan anoa sebagai kerbau kerdil.


Anoa sebagai hewan yang termasuk fauna perubahan. Anoa sebagai mamalia termasuk dalam kerabat bovidae yang menyebar nyaris di semua pulau Sulawesi. Teritori Wallacea yang terdiri dari pulau Sulawesi, Maluku, Halmahera, Kepulauan Flores, dan pulaupulau kecil di Nusa Tenggara.


Daerah ini unik karena memiliki flora dan fauna yang epidemik dan sebagai teritori perubahan di antara benua Asia dan Australia. Anoa termasuk satwa liar yang sangat jarang dan diproteksi Undang-Undang di Indonesia semenjak tahun 1931 dan diperjelas dengan Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 dan Ketentuan Pemerintahan No. 7 Tahun 1999.


9. Burung Elang Jawa (Spizaetus bartelsi)


Burung Elang ini memiliki wujud yang paling gagah, sekarang ini beritanya komunitas mereka sekarang tinggal 250 ekor saja. Kehadirannya nyaris menyebar rata disekitaran rimba di pulau Jawa seperti gunung Anjasmoro, gunung Kawi, gunung Salak, gunung Slamet dan ada banyak kembali yang lain.


Satwa ini dipandang sama dengan simbol negara Republik Indonesia, yakni Garuda. Dan semenjak 1992, burung ini diputuskan sebagai maskot satwa sangat jarang Indonesia.


10. Komodo


Komodo ialah hewan yang langka karena komunitasnya yang sedikit. Komodo cuma ada di Indonesia yakni persisnya di pulau komodo.


Hewan ini termasuk juga spesies kadal terbesar di dunia yang rerata mempunyai panjang 2-3 mtr. dan berat dapat capai 100 kg. Komunitas komodo sudah alami penyusutan dan hampir musnah karena tindakan manusia.


Biawak komodo sudah diputuskan sebagai hewan yang diproteksi oleh pemerintahan Indonesia dan habitanya jadi taman nasional, yakni Taman Nasional Komodo, yang maksudnya dibangun membuat perlindungan mereka.

0 komentar:

Posting Komentar